Politeknik Gorontalo(Poligon) bekerjasama dengan Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya Malang kembali mengadakan kuliah tamu di aula utama Kampus Politeknik Gorontalo dengan mengusung tema Teknologi Pemisahan Maju Menggunakan Membran Untuk Pengolahan Produk Pangan dan HasilPertanian, acara yang digelar pada Senin 29 Agustus 2016 kemarin ini mengundang Yusuf Wibisono, STP, MSc, Ph.D pakar teknologi membrane sebagai nara sumber.

Kegiatan ini dihadiri ratusan peserta diantaranya dosen dan mahasiswa perguruan tinggi se-Gorontalo, instansi-instansi pemerintah yang berhubungan dengan pertanian dan pengolahannya, peneliti-peneliti dari berbagai balai penelitian se-Gorontalo, guru-guru SMK berbasis pertanian dan pengolahan hasil petanian, serta dosen dan perwakilan mahasiswa Poligon. Acara dipandu oIeh Abd.AzizHasan, STP, MP selaku ketua Program Studi Teknologi Hasil Pertanian Poligon, yang menyampaikan bahwa pentingnya penyebarluasan ilmu dan teknologi serta kerjasama dalam mempercepat penyebarluasannya merupakan latar belakang dilaksanakan kegiatan kuliah tamu tersebut.

Direktur Poligon, Dr. Ir. Rusthamrin H. Akuba, M.Sc dalam sambutannya menyampaikan secara singkat profil Poligon dan perkembangannya, pentingnya peran seluruh stakeholder untuk member masukan dalam pengembangan inovasi teknologi yang ada di Poligon, serta kemungkinan-kemungkinan kerjasama dengan pihak-pihak terkait guna mengembangkan Poligon kedepan.

Pemateri yang merupakan lulusan University of Twente Belanda dalam kesempatan kuliah tamu tersebut menyampaikan bahwa teknologi membrane merupakan teknologi baru yang sangat potensial untuk dikembangkan. Padaawal kuliah, pemateri menyampaikan sejarah perkembangan teknologi membran, aplikasi teknologi membrane dan proses membran. Menurutnya, di Indonesia sebenarnya sudah banyak penggunaannya, namun pengembangan teknologi ini masih terbuka luas pada penerapan di bidang pangan dan hasil pertanian.

Teknologi membrane dapat diaplikasikan dalam pangan dan hasil pertanian seperti untuk pemurnian air minum, klarifikasi jus buah, pemurnian biodiesel, pemanenan mikroalga dan masih banyak lagi fungsi teknologi ini, ungkapnya.